Skip to main content

Pengantar Termodinamika

Sisi seru dari Brady bab 19 dan Halliday bab 20

Termodinamika mungkin bukan kata yang asing bagi kalian. Yang tentang gas-gas itu kan? Dihitung volumenya, tekanannya, suhunya. Kalau di kimia nentuin ΔH, ΔG, ΔS reaksi2 yg gak keliatan. Gabut gak sih? Ngapain nentuin kecepatan partikel gas sama ΔH nya? ΔH artinya apa lagi?

Tapi tahukah kalian, hukum-hukum termodinamika adalah hukum yang sangat penting bagi alam ini, mengalahkan Hukum Newton yg sudah runtuh dan mungkin setara dengan relativitas Einstein dan mekanika kuantum.

Bukan hanya untuk menghitung efisiensi mesin atau menentukan kespontanan reaksi. Lebih dari itu, arah berjalannya waktu, prediksi akhir alam semesta, mengapa kehidupan bisa terjadi, bahkan tujuan dari hidup, bisa dijawab oleh termodinamika.

Entalpi

Di fisika, pada bab termodinamika, kalian akan banyak menemukan E atau U (energi dalam)*. Sedangkan di kimia, sangat jarang ditemui E/U, adanya ΔH (entalpi). Dua2nya satuannya Joule kan, sama2 energi. Beda atau sama sih?

Di fisika, energi dalam (E/U) adalah energi yang dimiliki benda akibat suhunya*. Fisikawan cukup puas dengan besaran ini. Sedangkan entalpi (H) adalah energi dalam ditambah usaha yg diperlukan untuk 'mengusir' partikel2 lain agar kita bisa taruh gas atau larutan yang ingin diamati (mirip gaya apung, gaya akibat benda tercelup telah 'mengusir' cairan dari tempat seharusnya). Jadi kalau E hanya memperhitungkan suhunya, entalpi memperhitungkan suhu dan volumenya. Persamaan matematisnya

H = E + PV

Nah sekarang pertanyaannya, kenapa ahli kimia ciptain entalpi dan gak pakai energi dalam saja? Para ahli kimia sering mengamati reaksi kimia, dan umumnya reaksinya berlangsung pada tekanan tetap 1 atm (jadi mereka gak perlu repot2 mengatur tekanan, cukup dengan tekanan atmosfer biasa). Biasanya yang diamati dari E dan H hanya perubahannya, nilai sebenarnya gak penting, karena perubahannya yg berpengaruh pada usaha dan kalor yg dihasilkan. Secara matematis,

ΔH = ΔE + Δ(PV)

Karena tekanan tekanan tetap, dan perubahan energi = kalor ± usaha**,

ΔH = q(p) ± W + PΔV = q(p) - PΔV + PΔV
ΔH = q(p)

dengan q(p) kalor pada tekanan tetap

Jadilah persamaan sangat simpel, perubahan entalpi sama dengan kalor (pada tekanan tetap). Gak perlu ngitung volume, tekanan, usaha seperti menghitung ΔE.

Ajaib bgt ya, kok bisa? Misal kalian memberi kalor pada sesuatu. Otomatis suhunya naik, tapi sebagian kalor juga diubah jadi usaha dengan menambah volume benda. Jadi E bertambah dan ada W juga. Nah kalau menghitung ΔE, kita harus tau besar kalor, lalu dikoreksi dengan besar usaha (ΔE = q - W). Nah ini ribet. Kalau pada entalpi, naiknya volume dan suhu ini dianggap sebagai perubahan entalpi (ingat entalpi memperhitungkan suhu dan volume). Jadi semua kalor diubah jadi naiknya entalpi. (Perlu diingat, semua proses dari paragraf 7 terjadi pada tekanan konstan).

Mengapa fisikawan cukup puas dengan E? Karena di fisika, mekanika (pergerakan) merupakan hal utama utk dipelajari, dan ini diwujudkan dalam usaha (W), seperti untuk memutar turbin atau mendorong piston dalam mobil. Sehingga digunakan E karena mengikutkan q dan W. Sedangkan ahli kimia tidak tertarik mencari perubahan volume dan usaha larutan, jadi H lebih disukai.

Sekarang pertanyaannya, kenapa entalpi disimbolkan H? Seperti kita lihat, entalpi sangat erat berkaitan dengan kalor, dan kalor dalam bahasa Inggris disebut Heat. Ya begitulah.

*Ini menarik juga, Halliday menghidari menggunakan simbol U (energi potensial) untuk energi dalam. Bukankah keduanya sama? Mari kita tinjau, apa itu suhu? Ya, derajat panas atau dingin suatu benda, tetapi sebenarnya apa yg membuat benda panas/dingin? Saat kita pegang kompor panas, sebenarnya kita ngerasain apa sih? Secara molekuler suhu artinya seberapa cepat benda bergerak, bisa berpindah tempat, berputar, bergetar, dll. Jadi energi dalam adalah energi kinetik dari partikel2 dalam suatu benda, bukan energi potensial.

**Di fisika, usaha positif artinya gaya searah dengan perpindahan. Di kimia, usaha positif artinya usaha yang dilakukan terhadap sistem. Karena itu ada perbedaan, di fisika W = +PΔV dan ΔE = q - W, di kimia W = -PΔV dan ΔE = q + W.

Entropi

Berikut video tentang termodinamika dan entropi yang lebih seru dari Brady dan Halliday

Pengantar tentang entropi

Playlist tentang entropi dan dihubungkan dengan waktu, sebab-akibat, hidup, dll.
https://www.youtube.com/playlist?list=PLoaVOjvkzQtyZF-2VpJrxPz7bxK_p1Dd2

Tiga kemungkinan kiamat terjadi, no. 2 dari tinjauan termodinamika, no. 1 dan 3 dari kosmologi (cabang ilmu astronomi tentang alam semesta secara keseluruhan)

Apa tujuan hidup menurut ilmu fisika?

Yang mau belajar entropi secara advanced dan mendalam...

Comments

Popular posts from this blog

Bintang Neutron di Nidavellir (Avengers: Infinity War)

Arsip Instagram 19 Mei 2018 Sumber marvel-cinematic-universe-guide.fandom.com Sudah nonton Avengers: Infinity War? Masih ingat adegan di atas? Ya itu adalah adegan ketika Thor mendapat Stormbreaker, palu barunya, di Nidavellir. Nidavellir sendiri merupakan sebuah kota yg penduduknya bekerja sebagai pandai besi. Penduduknya disebut Kurcaci (Dwarf). Ada satu hal yg menarik mengenai Nidavellir, yaitu sumber energi untuk melelehkan besi-besi tersebut: sebuah bintang neutron. Bintang neutron (atau neutron star) sendiri adalah jasad bintang yg mati melalui proses supernova. Ketika bintang kehabisan bahan bakar, pembangkit energi (fusi nuklir) dalam bintang berhenti. Saat tidak ada lagi energi yg menahan bintang, gravitasi menguasai dan meruntuhkan bintang. Saking besarnya gravitasi, elektron dan proton pd bintang bersatu dan membentuk neutron. Sebab itu disebut bintang neutron. Pd keadaan ini, gravitasi ditahan oleh 'tekanan neutron terdegenerasi'. Namun bukan berarti fus...

Review Kota 3 - Depok, Kota Prematur (spesial HUT ke-20)

Arsip Instagram 10-13 Mei 2019 (Spesial HUT Depok ke-20 tahun) Sejarah dan Penataan Kota Kota Depok memiliki sejarah yg berbeda dari kota seperti Bogor, Cirebon, atau Malang yg sudah ada sejak zaman kerajaan. Walaupun sudah terbentuk sejak Cornelis Chastelein, kota ini baru berkembang setelah kemerdekaan. Alhasil Depok berkembang secara liar tanpa bimbingan pemerintah serta perencana kota yg baik. Awalnya pemerintah sudah bagus dengan membuat perumahan (Depok I dan II), diikuti pengembang swasta. Namun setelah itu pemerintah seolah lepas tangan dan membiarkan masyarakat mengembangkan sendiri. Masyarakat yg tidak tau apa-apa akhirnya membangun pemukiman sekehendaknya di jalan-jalan yg sudah ada, jalan desa yg kecil. Pertumbuhan penduduk terus terjadi di tengah arus urbanisasi. Akibatnya terbentuklah kota yg berantakan. Seiring berjalan waktu, jalan desa tersebut tidak memadai untuk sebuah kota. Tapi apa daya, pelebaran dan pembuatan jalan baru sudah tidak memungkinkan karena akan...

Review Kota 1 - Batu, Kota Wisata yang Tertutup (ke)Malang(an)

Arsip Instagram 30 April 2017 Museum Angkut, Kota Wisata Batu Di manakah letak Museum Angkut? Jika Anda menjawab di Malang, maka Anda salah (kecuali jika yg dimaksud "Malang Raya", sebuah kawasan metropolitan, seperti Jabodetabek). Batu, itulah tempat Museum Angkut. Mungkin jarang orang mengenal bahkan mendengar "Batu" sebagai kota wisata. Kota yg terletak diantara dua gunung (jadi tentunya dingin) menawarkan berbagai macam tempat wisata. Terdapat Jatim Park 1 & 2, Batu Secret Zoo, Museum Satwa, Batu Night Spectacular (BNS; taman bermain kecil seperti Dufan), Museum Angkut, dan Batu Agro Apel. Beberapa tempat wisata, seperti Museum Angkut dan Batu Secret Zoo, telah bertaraf internasional. Banyak yg mengira wisata tsb berada di Malang, padahal tidak. Bahkan yg mendapat julukan kota apel bukan Malang, tapi Batu. Batu pun mendapat nama tengah baru, Kota 'Wisata' Batu. Jika orang Jabodetabek pergi ke Puncak, orang Jawa pergi ke Batu. Batu...