Skip to main content

Hari Terakhir Sekolah


Arsip Story Instagram

Hari ini adalah hari terakhir sekolah,
hari terakhir diharuskan memakai seragam,
dan atribut yg sering kau lalaikan.
Mungkin terlihat biasa saja,
tapi mungkin ini hari terakhir
kau melihat temanmu juga memakai seragam,
melihat ratusan orang kompak mengenakan pakaian yg sama,
pakaian yg sama dgn yg kau pakai hari ini

Hari ini adalah hari terakhir sekolah,
hari terakhir diharuskan datang jam 7.
Mungkin saat itu jadi hari terakhir,
kau duduk berdua-dua di bangku kayu,
memandang papan tulis putih,
bersama 30an temanmu

Hari ini hari terakhir sekolah,
hari terakhir bertemu kurtilas yg selalu kau protesi,
menjadi kelinci percobaan untuk setiap kebijakan baru,
bertemu 15 pelajaran yg dibebankan kepadamu.
Mungkin hari itu menjadi hari terakhir belajar fisika bagi yg FK, belajar biologi bagi yg teknik, belajar ekonomi bagi yg MIPA,
atau mungkin belajar sejarah, prakarya, dan bhs Sunda,
Yg selalu kau tanyakan "buat apa belajar ini?"
Yg mungkin menjadi pelajaran yg kau rindukan nanti,
saat kau pusing dgn jurusan masing-masing.
Tapi setidaknya impianmu belajar sedikit pelajaran dan sesuai minatmu,
akan segera terwujud kan?

Hari ini hari terakhir sekolah.
Ya sekolah, bukan hanya hari terakhir masa SMA yg katanya paling indah itu.
Ini adalah akhir dari perjalanan 12 tahunmu.
Bayangkan 12 tahun!
12 tahun memakai seragam, duduk di kursi kayu, dan belajar seabrek pelajaran,
Yg kau mulai sejak menghitung sampai 100, hingga menghitung sampai 10^23,
Perjalanan yg panjang bukan?
Kuucapkan,
SELAMAT!

Comments

Popular posts from this blog

Bintang Neutron di Nidavellir (Avengers: Infinity War)

Arsip Instagram 19 Mei 2018 Sumber marvel-cinematic-universe-guide.fandom.com Sudah nonton Avengers: Infinity War? Masih ingat adegan di atas? Ya itu adalah adegan ketika Thor mendapat Stormbreaker, palu barunya, di Nidavellir. Nidavellir sendiri merupakan sebuah kota yg penduduknya bekerja sebagai pandai besi. Penduduknya disebut Kurcaci (Dwarf). Ada satu hal yg menarik mengenai Nidavellir, yaitu sumber energi untuk melelehkan besi-besi tersebut: sebuah bintang neutron. Bintang neutron (atau neutron star) sendiri adalah jasad bintang yg mati melalui proses supernova. Ketika bintang kehabisan bahan bakar, pembangkit energi (fusi nuklir) dalam bintang berhenti. Saat tidak ada lagi energi yg menahan bintang, gravitasi menguasai dan meruntuhkan bintang. Saking besarnya gravitasi, elektron dan proton pd bintang bersatu dan membentuk neutron. Sebab itu disebut bintang neutron. Pd keadaan ini, gravitasi ditahan oleh 'tekanan neutron terdegenerasi'. Namun bukan berarti fus...

Review Kota 3 - Depok, Kota Prematur (spesial HUT ke-20)

Arsip Instagram 10-13 Mei 2019 (Spesial HUT Depok ke-20 tahun) Sejarah dan Penataan Kota Kota Depok memiliki sejarah yg berbeda dari kota seperti Bogor, Cirebon, atau Malang yg sudah ada sejak zaman kerajaan. Walaupun sudah terbentuk sejak Cornelis Chastelein, kota ini baru berkembang setelah kemerdekaan. Alhasil Depok berkembang secara liar tanpa bimbingan pemerintah serta perencana kota yg baik. Awalnya pemerintah sudah bagus dengan membuat perumahan (Depok I dan II), diikuti pengembang swasta. Namun setelah itu pemerintah seolah lepas tangan dan membiarkan masyarakat mengembangkan sendiri. Masyarakat yg tidak tau apa-apa akhirnya membangun pemukiman sekehendaknya di jalan-jalan yg sudah ada, jalan desa yg kecil. Pertumbuhan penduduk terus terjadi di tengah arus urbanisasi. Akibatnya terbentuklah kota yg berantakan. Seiring berjalan waktu, jalan desa tersebut tidak memadai untuk sebuah kota. Tapi apa daya, pelebaran dan pembuatan jalan baru sudah tidak memungkinkan karena akan...

SC Astronomi

Arsip Instagram 3 Juni 2018 Berawal dari penasaran. Apa itu astro? Tidak ada niat apapun saat itu selain untuk menggali ilmu. Astronomi adalah ilmu yg unik, karena membahas sesuatu yg jauh dan ruang yg jauh lebih luas dari dunia yg kita pijak. Di dalamnya terdapat benda2 aneh, seperti pulsar dan lubang hitam. Dari sana saya tertarik dengan astronomi. Namun kisah ini tidaklah mulus. Berawal dari coba-coba, kemudian suka, benci, hingga mencintainya. Kemudian dengan bujukan. Pertanyaannya bukan lagi apa itu koordinator, tetapi kenapa saya? Tapi mungkin itu sudah 'kutukan' atau takdir terbaik. Namun pd akhirnya, salah satu hal terbaik yg saya alami di Smansa ialah menjadi kordi. Senang rasanya menjadi kordi. Bertemu orang2 yg hebat (dan yg freak), saling bertukar ilmu, melatih manajemen, berkomunikasi, dan bekerja sama. Bahkan kalo ditanya apa yg paling berkesan di masa SMA, mungkin jawabannya memimpin orang2 cerdas dan mengatur salah satu ekskul terbesar di Smansa. Banyak yg did...