Skip to main content

Desain Penataan Jalan Nusantara, Depok


Arsip Instagram 10 September 2017



Sudah setahun lebih, jalan ini menjadi jalur komutasi sehari-hari saya. Dan sudah setahun pula, saya mengetahui suka-duka dari jalan ini. Bagaimana macetnya Jl. ARH yg cuman gara-gara putar arah, semrawut nya perempatan Sandra kala Sabtu siang, dan padatnya Jl. Dewi Sartika dari ujung sampai ujung karena memprioritaskan kereta yg nyaris kosong dibanding jalanan yg sangat penuh.

Lalu terbesit lah suatu pikiran. Bogor baru saja berhasil menerapkan SSA pd jalan lingkar Kebun Raya. Mengapa tidak diterapkan juga di Depok? Namun belum sempat membuat desainnya, pemerintah sudah menerapkannya terlebih dahulu (meskipun sistemnya sedikit berbeda dengan yg saya pikirkan) tepatnya pada tanggal 29 Juni 2017.

Tetapi kemacetan tidak hilang seketika, tapi hanya berpindah tempat. Sistem Satu Arah ini juga mendapat penolakan dari warga setempat, diantaranya karena mengurangi pendapatan. Menyeberang juga sulit dilakukan karena orang cenderung mempercepat laju kendaraannya di jalan satu arah. Namun menurut saya, SSA ini BERHASIL! Bukan berhasil menguraikan kemacetan, tapi berhasil mengatasi ke-semerawut-an yang sudah menjadi penyakit bagi jalan ini.

Lalu setelah itu apa? Saya ingin Jl. Nusantara ini menjd lebih baik lagi. Di sepanjang jalan banyak terdapat sekolah. Tetapi mengapa di sini tidak ada jalur sepeda? Ingin saya melihat anak-anak SD mengendarai sepeda ke sekolah seperti dulu.

Lalu saya buatlah desain dari Jl. Nusantara ini. Di sini saya mencoba membuat semua orang mendapatkan tempatnya di jalan ini. Semua mulai dari pengendara mobil, sepeda, pejalan kaki, bahkan PKL juga diberi tempat berdagang, sehingga lebih rapi. Tempat parkir juga disediakan untuk mobil, motor, maupun sepeda, sehingga tidak ilegal seperti sekarang. Dan desain ini tidaklah sulit diterapkan seperti dua desain saya sebelumnya, melainkan sangat MUNGKIN untuk diterapkan di Jl. Nusantara, tanpa perlu gusur sana-sini, karena saya sudah menyesuaikan dengan lebar jalan yg ada. Saya harap Jl. Nusantara bisa segera direvitalisasi dan menjadi percontohan bagi jalan2 lain di Kota Depok.

Nb: zoom mungkin diperlukan
Tag: semua anak SMANSAAAA
📍Jl. Nusantara, Depok I, Depok

Comments

Popular posts from this blog

Bintang Neutron di Nidavellir (Avengers: Infinity War)

Arsip Instagram 19 Mei 2018 Sumber marvel-cinematic-universe-guide.fandom.com Sudah nonton Avengers: Infinity War? Masih ingat adegan di atas? Ya itu adalah adegan ketika Thor mendapat Stormbreaker, palu barunya, di Nidavellir. Nidavellir sendiri merupakan sebuah kota yg penduduknya bekerja sebagai pandai besi. Penduduknya disebut Kurcaci (Dwarf). Ada satu hal yg menarik mengenai Nidavellir, yaitu sumber energi untuk melelehkan besi-besi tersebut: sebuah bintang neutron. Bintang neutron (atau neutron star) sendiri adalah jasad bintang yg mati melalui proses supernova. Ketika bintang kehabisan bahan bakar, pembangkit energi (fusi nuklir) dalam bintang berhenti. Saat tidak ada lagi energi yg menahan bintang, gravitasi menguasai dan meruntuhkan bintang. Saking besarnya gravitasi, elektron dan proton pd bintang bersatu dan membentuk neutron. Sebab itu disebut bintang neutron. Pd keadaan ini, gravitasi ditahan oleh 'tekanan neutron terdegenerasi'. Namun bukan berarti fus...

Review Kota 3 - Depok, Kota Prematur (spesial HUT ke-20)

Arsip Instagram 10-13 Mei 2019 (Spesial HUT Depok ke-20 tahun) Sejarah dan Penataan Kota Kota Depok memiliki sejarah yg berbeda dari kota seperti Bogor, Cirebon, atau Malang yg sudah ada sejak zaman kerajaan. Walaupun sudah terbentuk sejak Cornelis Chastelein, kota ini baru berkembang setelah kemerdekaan. Alhasil Depok berkembang secara liar tanpa bimbingan pemerintah serta perencana kota yg baik. Awalnya pemerintah sudah bagus dengan membuat perumahan (Depok I dan II), diikuti pengembang swasta. Namun setelah itu pemerintah seolah lepas tangan dan membiarkan masyarakat mengembangkan sendiri. Masyarakat yg tidak tau apa-apa akhirnya membangun pemukiman sekehendaknya di jalan-jalan yg sudah ada, jalan desa yg kecil. Pertumbuhan penduduk terus terjadi di tengah arus urbanisasi. Akibatnya terbentuklah kota yg berantakan. Seiring berjalan waktu, jalan desa tersebut tidak memadai untuk sebuah kota. Tapi apa daya, pelebaran dan pembuatan jalan baru sudah tidak memungkinkan karena akan...

Review Kota 1 - Batu, Kota Wisata yang Tertutup (ke)Malang(an)

Arsip Instagram 30 April 2017 Museum Angkut, Kota Wisata Batu Di manakah letak Museum Angkut? Jika Anda menjawab di Malang, maka Anda salah (kecuali jika yg dimaksud "Malang Raya", sebuah kawasan metropolitan, seperti Jabodetabek). Batu, itulah tempat Museum Angkut. Mungkin jarang orang mengenal bahkan mendengar "Batu" sebagai kota wisata. Kota yg terletak diantara dua gunung (jadi tentunya dingin) menawarkan berbagai macam tempat wisata. Terdapat Jatim Park 1 & 2, Batu Secret Zoo, Museum Satwa, Batu Night Spectacular (BNS; taman bermain kecil seperti Dufan), Museum Angkut, dan Batu Agro Apel. Beberapa tempat wisata, seperti Museum Angkut dan Batu Secret Zoo, telah bertaraf internasional. Banyak yg mengira wisata tsb berada di Malang, padahal tidak. Bahkan yg mendapat julukan kota apel bukan Malang, tapi Batu. Batu pun mendapat nama tengah baru, Kota 'Wisata' Batu. Jika orang Jabodetabek pergi ke Puncak, orang Jawa pergi ke Batu. Batu...